Pengaruh Fenomena Fear Of Missing Out (Fomo) Terhadap Keputusan Pembelian Pada Mahasiswa Di E-Commerce

Main Article Content

Silvia Nevane Paramasari

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fenomena Fear of Missing Out (FOMO) terhadap keputusan pembelian mahasiswa di e-commerce. FOMO merupakan perasaan cemas yang muncul ketika individu merasa tertinggal dari tren, informasi, atau pengalaman sosial tertentu yang dibagikan melalui media digital, khususnya media sosial. Fenomena ini semakin kuat di kalangan mahasiswa karena mereka cenderung aktif secara online dan memiliki keterikatan sosial yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini adalah 150 mahasiswa yang aktif melakukan pembelian pada platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan sejenisnya. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang disebarkan secara daring. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana untuk menguji hubungan antara variabel FOMO dan keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara FOMO terhadap keputusan pembelian. Mahasiswa yang memiliki tingkat FOMO tinggi cenderung melakukan pembelian secara impulsif, terutama pada produk yang sedang tren atau dipromosikan oleh influencer. Temuan ini menunjukkan bahwa FOMO merupakan salah satu faktor psikologis yang dapat memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa di era digital yang serba cepat.

Article Details

Section
Articles